Gambaran Umum
FOCUS adalah Competency-based Digital Learning Ecosystem (DLE) atau ekosistem pembelajaran digital berbasis kompetensi yang dirancang dan diimplementasikan di Departemen Otomotif SMKN 1 Blitar. Sistem ini hadir untuk menjawab tantangan pendidikan vokasi di era digital, di mana pembelajaran tidak cukup hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi perlu disusun dalam satu alur yang terintegrasi, terdokumentasi, dan dapat dipantau secara real-time.
Ekosistem digital FOCUS dibangun dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kolaborasi. Artinya, semua pihak yang terlibat – guru, siswa, wali murid, hingga mitra industri – dapat saling terhubung melalui sistem yang sama. Guru dapat merancang dan mengelola pembelajaran secara sistematis, siswa dapat memantau perkembangan dirinya, orang tua bisa mengikuti progres anaknya, sementara mitra industri memperoleh gambaran nyata tentang kompetensi lulusan.
Bagaimana FOCUS Bekerja sebagai Ekosistem Pembelajaran Digital?
Perencanaan Digital - PRIMA
Semua aktivitas pembelajaran dimulai dari perencanaan yang terdokumentasi secara digital. Guru menyiapkan perangkat ajar, jadwal, serta strategi pembelajaran melalui PRIMA (Perencanaan Manajemen Aktivitas). Hal ini memastikan bahwa setiap kegiatan memiliki arah yang jelas, terukur, dan mudah dimonitor. Perencanaan pembelajaran juga sudah didukung oleh perpustakaan digital (DIGILIB) sebagai sumber utama pembelajaran, dan perangkat asesmen sertifikasi dalam kerangka assessment-based learning.Monitoring Formatif - FORMASI
Pada tahap pelaksanaan, capaian kompetensi siswa di tiap pertemuan dicatat dalam FORMASI (Formatif Mandiri Siswa). Sistem ini menampilkan progres siswa, progres kelas, efektivitas pertemuan, hingga capaian KPI (Key Performance Indicator) pembelajaran. Data ini dapat diakses secara langsung oleh guru dan siswa, sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna, objektif dan berorientasi perbaikan berkelanjutan.Pembinaan Karakter Terintegrasi - SIKAP
Ekosistem pembelajaran tidak hanya menilai aspek kognitif dan keterampilan, tetapi juga membangun sikap dan karakter. Melalui SIKAP (Sistem Kendali dan Pembinaan), kehadiran, kedisiplinan, serta perilaku siswa tercatat secara digital, dan tentunya dapat diakses secara real-time oleh Orang Tua/Wali Murid. Sistem ini dilengkapi mekanisme pembinaan bertingkat (dari guru, wali kelas hingga ketua departemen) agar setiap pelanggaran dapat ditindaklanjuti secara edukatif dan proporsional, sekaligus memberi ruang bagi siswa untuk memperbaiki diri.Asesmen Digital - PROVE
Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan sistem PROVE, yaitu Performance-based Online Vocational Examination. PROVE mengukur kemampuan siswa melalui praktik, studi kasus, dan analisis teknis, kemudian mendokumentasikannya secara digital. Penilaian meliputi Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap Kerja. Hasil ujian dan status ketercapaian tersimpan dalam sistem, menjadikan evaluasi lebih transparan, terintegrasi, dan sesuai standar industri.
Keterhubungan Data dalam Ekosistem
Seluruh data dari PRIMA, FORMASI, SIKAP, dan PROVE saling terhubung dalam satu sistem. Hasilnya adalah rekam jejak digital siswa yang lengkap, mulai dari perencanaan, aktivitas belajar, sikap, hingga capaian kompetensi. Rekam jejak ini berfungsi sebagai portofolio resmi yang dapat ditampilkan kepada orang tua maupun mitra industri sebagai bentuk pengakuan capaian siswa.
Makna “From Practice to Professional”
Dengan tagline “From Practice to Professional”, FOCUS menegaskan bahwa pembelajaran di Departemen Otomotif SMKN 1 Blitar bukan hanya sebatas latihan keterampilan, tetapi merupakan sebuah proses berkesinambungan untuk mengantarkan siswa menjadi tenaga kerja profesional. Siswa belajar, dibina, diuji, dan disertifikasi melalui sistem digital yang terintegrasi – sehingga saat lulus, mereka memiliki kompetensi yang teruji, karakter yang terbentuk, serta portofolio digital yang dapat diakses kapan saja.
Creator of FOCUS - Dodik Wayan
2025